Fakultas Olah Energi

Kampus Wong Alus
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLoginKampus 1Kampus 2FacebookTwitterWordpressTagTag
Share | 
 

 Tenaga dalam

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
jimmyhopkins



Jumlah posting: 63
Join date: 04.10.10
Age: 23
Lokasi: Jombang

PostSubyek: Tenaga dalam   Sun Oct 24, 2010 10:30 pm

TENAGA DALAM


Apa itu tenaga dalam?
Jika ada yang bertanya apakah adanya atau wujudnya tenaga dalam?Jawapannya Ya tenaga dalam memang ada dan wujud.Seseorang itu dapat memilikidan menggunakannya menurut keperluan dan sifat-sifat tenaga dalam itu sendiri.Pada
hakikatnya semua orang memiliki tenaga dalam,cuma mereka tidak menyedarinya dantidak tahu cara untuk membangkitkan tenaga dalam tersebut.Sebabnya tenaga dalamtersebut tidak akan bangkit atau muncul dengan sendirinya kalau kita tidakmempelajari dan mengamalkan kaedah yang betul seseuai dengan dirikita.Apakahnya sebenarnya yang di sebut tenaga dalam?Tenaga dalam adalah satutenaga atau aliran kuasa di dalam tubuh kita.Tenaga tersebut tersimpan ataumengeram dalam diri kita serta belum terbentuk ke sifat yang sepatutnya samasekali.Tenaga tersebut akan bangkit dan terbentuk apabila kita melatihnya atausetelah ia dibangkitkan.Cara latihan yang sering di pratikkan adalah denganlatihan pernafasan berarah.Tenaga dalam ini kemudian bangkit serta terbentukmenjadi aliran getaran pada urat dan tubuh.Ada yang membawa kesan dan merasakansensasi panas,sejuk atau getaran sesuai dengan cara pola latihan.Getaran itusama dengan aliran elektrik yang menyelubungi tubuh yang biasa di sebutAURA.Pada manusia biasa aura mereka sangatlah nipis di sekitar tubuh.Denganadanya latihan pernafasan,jurus-jurus maka lapisan aura tersebut akan berlipatkali ganda bahkan beribu kali ganda daripada aura yang di miliki oleh manusiabiasa yang tidak melatih dirinya.Aura yang sudah mengembang dan menyelubungitubuh itulah yang di sebut TENAGA DALAM.Tenaga ini dapat di manafaatkan baikuntuk diri sendiri mahupun orang lain contohnya beladiri,perisaidiri,penyembuhan prana,pemagaran dan berbagai-bagai keperluan yang lain.Ramai orangyang beranggapan bahawa tenaga dalam itu tenaga batin,fahaman ini ada benar dansalahnya.Kenapa?tenaga dalam sebenarnya berbeza dengan tenaga batin cuma ianyamempunyai persamaan dari segi kegunaan dan keduanya berasal dari dalam tubuhkita.Ini kerana seseorang yang mempunyai tenaga dalam belum tentu mempunyaitenaga batin,akan tetapi seseorang yang mempunyai tenaga dalam apabila iamempelajari dan mengamalkan ilmu kebatinan maka hasilnya akan menjadi lebihcepat keberhasilannya dari amalannya akan lebih menjadi dan memuaskan.Inibermakna tenaga dalam itu menjadi pemangkin terhadap keberhasilannya sesuatuilmu yang di pelajari.

Faedah-faedah tenaga dalam yang dapat di manafatkan :

  • mempertajamkan pancaindera dan menimbulkan indera keenam
  • gerak ilham
  • terlindung dari hal-hal dan juga dari energi negatif
  • meningkatkan karisma juga pesona diri
  • kemahuan yang tinggi dalam kehidupan dan mempunyai semangat yang kuat
  • ketahanan tubuh
  • penyembuhan untuk diri dan orang lain dan berbagai lagi yang dapat di manafaatkan.


PERSOALAN TENAGA DALAM
Adalah cukupdisayangkan bila sampai dijaman modern ini masih banyak
orang -terutama umat Islam- yang masih bersikap apriori dan cenderung
terlalu skeptis dengan keberadaan Tenaga Dalam, pikiran mereka hanya
seputar kontekstual keghaiban yang melibatkan unsur makhluk-makhluk dari
dimensi lain dalam upayanya menyesatkan manusia dari jalan Tuhan,
padahal tidak semua fenomena keghaiban harus dikonotasikan dengan para
lelembut, kuntilanak, wewe gombel, ifrit dan berbagai variasi nama Jin
(terutama Jin jahat) lainnya.
Memang terkadangtidak bisa disalahkan juga timbulnya pemikiran yang
seperti ini, sebab ada banyak sekali perguruan Tenaga Dalam (bahkan ada
juga perguruan silat yang nota bene lebih banyak mengandalkan tenaga
kasar) yang mencampur adukkan kekuatan dalam yang sebenarnya sangat
ilmiah dan rasional dengan mistikisme yang penuh dengan tindak khurafat.
Ini sudah menjadibagian dari hukum Kausalitas Tuhan … jangankan
terhadap tenaga dalam, bahkan terhadap agamapun orang masih banyak yang
mencampur adukkannya dengan hal-hal yang absurd dan klenik, lihatlah
tradisi Maulud ataupun Tahun Baru Islam yang ada dikraton Yogya
umpamanya … atau tradisi pengkeramatan malam Jum’at kliwon disebagian
masyarakat Jawa … dan sebagainya.
Ini semuasebenarnya bisa disikapi secara dewasa dan arif oleh para
agamawan (Ulama) terlebih lagi bagi orang-orang yang mendalam ilmunya
(baik dibidang duniawiah apalagi akhirat), toh jika kita mau jujur,
defenisi ulama itu sebenarnya mengacu pada tingkat keilmuan yang
seimbang bukan hanya notabene ditujukan untuk orang-orang yang fasih
berbahasa Arab, hafal al-Qur’an ataupun pintar membaca hadis dan
berbagai kitab Fiqih sebagaimana deskripsi yang ada dan melekat dihati
sebagian besar umat Islam dewasa ini.
Istilah Ulamasangat identik dengan kata sarjana atau cendikiawan dalam
bahasa Indonesia … yaitu orang yang memiliki antusiasme dan mau
mendalami serta mengkaji ilmu-ilmu Tuhan baik yang bersifat fisik maupun
metafisik secara obyektif dan cerdas, berpikir tidak hanya berdasarkan
dogma saja tetapi mau mencari tahu penjelasan rasional dari dogma itu
sendiri.
Saat Tuhanberbicara mengenai fenomena turunnya hujan dari langit,
seorang Ulama seharusnya tidak hanya memandangnya dari sudut …ooh itu
kehendak Allah …tetapi juga mempelajari bagaimana siklus hujan bisa
terjadi dan kalau perlu mengupayakan cara (dengan teknik rasional yang
berdasarkan teknologi tentunya) untuk bisa membuat hujan buatan yang
bisa membantu masyarakat lainnya. Dengan demikian maka barulah apa yang
disebut dengan Khalifah Tuhan dibumi bisa terwujud dalam arti yang
sesungguhnya…. tetapi bila ide ini dibawa keforum pengajian …
percayalah kepada saya, anda akan ditertawakan atau malah dituding ingin
menjadi tuhan tandingan.
Saya inginmengajak kita semua diforum ini untuk menyimak ayat berikut :Dan diatas bumiterdapat bidang-bidang tanah yang berdampingan,
kebun-kebun anggur, tanaman, pohon korma yang berakar tunggal dan yang
tumbuh berumpun, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian
tanam-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya
pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
-Qs. 13 ar-Ra’d :4
Sesungguhnyadalam penciptaan langit langit dan bumi, dan silih
bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang
berakal. -Qs. ali Imran 3:190
Ya … Semua ayatal-Qur’an memang diturunkan dengan mengandung hal-hal
yang logis, dapat dicapai oleh pikiran manusia dan tidak menentang
fitrah yang ada, dan al-Qur’an itu pun dijadikan mudah agar dapat
dijadikan pelajaran atau bahan pemikiran bagi kaum yang mau memikirkan
sebagaimana yang disebut dalam Surah al-Qamar ayat 17 :
Dan sesungguhnyatelah Kami mudahkan al-Qur’an untuk pelajaran, maka
adakah orang yang mengambil pelajaran ? -Qs. 54 al-Qamar :17
dan surahal-A’raaf ayat 52 :Dan sesungguhnyaKami telah mendatangkan Kitab kepada mereka, Kami
jelaskan kitab tersebut atas dasar ilmu pengetahuan; menjadi petunjuk
dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. -Qs. 7: al-A’raaf 52
Sejak jamandahulu ajaran-ajaran pokok agama yang disampaikan para Nabi
telah bercampur-aduk dengan keterangan-keterangan tentang mekanisme
alam, baik yang bercorak ilmiah rancu [pseudoscientific], mitos maupun
yang bersifat legendaris.
Orang yangmeyakini kebenaran suatu agama juga disuruh percaya begitu
saja kepada segala macam mitos penciptaan serta kekuatan dari makhluk
dimensi alam sana sehingga esensi kebenaran agama yang sesungguhnya
tertutup.
Sikap menentangpara ilmuwan barat (dan akhir-akhir ini juga dilakukan
sebagian sarjana Muslim) terhadap dogma-dogma agama terutama disebabkan
oleh adanya perbedaan antara ilmu pengetahuan yang telah teruji mengenai
alam dengan mitos-mitos alegorik yang dipaksakan untuk diyakini sebagai
[bukti-bukti] kebenaran tertulis mengenai fakta-fakta kosmologis dan
historis yang ada, padahal jika kita kembalikan pada teks-teks kitab
suci, semuanya tidak pernah didapati, yang ada hanya pemahaman seseorang
atau sekelompok kaum atas teks-teks kitab suci.
Dalam beragama,harus diakui secara jujur bahwa kita lebih banyak
menyandarkan kepercayaan dan pemahaman kepada pendapat dan pemahaman
orang lain yang terkadang pemikiran maupun ijtihad mereka sendiri lebih
banyak dipengaruhi pula oleh lingkungan dan peradaban yang berlaku
diseputarnya.
Umat Islam modernsudah mengalami krisis kepercayaan diri yang besar
sekalipun mereka sudah dihadapkan dengan peradaban serba maju dan
ditunjang berbagai teknologi informasi yang membuat dunia menjadi
semakin menyempit…. ada berjuta alasan akan diberikan untuk menutupi
krisis ketidak percayaan diri mereka tersebut dan untuk tidak memperluas
pembahasan maka kita pun tidak akan membahasnya disini.
Dilain pihak,fakta bahwa jasa yang diberikan oleh kemajuan Sains kepada
umat manusia sangatlah besar nilainya, antara lain terdiri dari
pembebasan ajaran-ajaran pokok agama atas semua nilai ilmiah dibalik
mitos-mitos yang beredar secara turun temurun.
Manusiadiwajibkan oleh Allah melalui al-Quran supaya berpikir dan
merenungkan kekuasaan serta memperhatikan alam ciptaan-Nya. Karena
berpikir adalah merupakan salah satu dari fungsinya akal yang dimiliki
oleh manusia. Jika akal tidak berfungsi, maka manusia telah kehilangan
milik satu-satunya yang menjadikannya makhluk terbaik dan tidak dapat
lagi berperan dalam kehidupan selaku manusia yang berpredikat
Khalifatullah fil ardl.
Para cendikiawantelah sepakat bahwa pikiran yang bebas dan akal yang
kreatif adalah pangkal kemajuan umat manusia, sedangkan pikiran yang
terbelenggu dan akal yang tidak berinisiatif dan hanya pandai meniru
serta bertaqlid buta menjadi penghambat kemajuan individu dan umat.
Oleh sebab itulahRasulullah Saw dalam banyak hadis mengisyaratkan
kepada umatnya tentang fungsi dan kegunaan akal yang sebenarnya agar
manusia tidak salah menempatkan derajat kemanusiaannya.
Wahyu pertamayang turun kepada Nabi pun adalah perintah agar berpikir.Bacalah dengannama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia ciptakan manusia dari
segumpal darah. Bacalah karena Tuhanmu itu sangat mulia; Yang mengajar
dengan Qalam. Dia mengajar manusia apa yang mereka tidak tahu
Qs. 96 al-alaq : 1 - 5
Perintah membacabukan hanya dalam konteks dimana Nabi disuruh oleh
malaikat Jibril membaca saat turun wahyu pertama saja, akan tetapi bisa
kita tafsirkan secara luas dalam konteks masa kini. Dimana membaca
adalah awal dari berpikir. Awal dari mencari tahu dan melakukan
penyelidikan, awal dari menganalisa serta awal dari suatu pemahaman
ataupun kesimpulan.
Katakanlah:“Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat ?”.
Maka apakah kamu tidak berpikir ?. -Qs. al-An’am 6:50
Bagi mereka yangmasih bersikap skeptis terhadap rasionalitas Tenaga
Dalam, akan sangat jadi sudah mengabaikan berbagai pendapat para ahli
yang mengatakan bahwa manusia ini sebenarnya belum 100% memaksimalkan
kemampuan yang ada pada dirinya.
Tidak usahjauh-jauh, masalah pemaksimalan otak sajalah yang sudah
menjadi rahasia umum … toh kita baru 1 % saja menggunakannya secara
optimal, padahal jika otak ini bisa dimaksimalkan lagi dengan berbagai
stimulasi dan metode pelatihan maka dipercayai peradaban kita sekarang
akan cepat melompat berkali-kali lipat kedepan.
Fakta Seorang BJ.Habibie jauh lebih pintar dari orang kebanyakan
…begitu pula dengan Bill Gates, Linus Torvalds, Albert Einstein,
Stephen Hawking dan lain-lainnya … coba kita bayangkan andai semua
orang didunia ini mampu mencapai kepintaran seperti mereka … pasti ada
banyak hal yang sudah kita lakukan, paling tidak untuk agama dan bangsa.
Dengan metodeoptimalisasi otak tertentu, seseorang bisa lebih
memusatkan daya konsentrasi pikirannya … dan pada tahap lebih jauh
dengan kekuatan konsentrasi pikirannya itu dia mampu menggerakkan benda
atau bahkan mempengaruhi pikiran orang lain agar mau mengikuti apa yang
dia inginkan (tentu saja artikel saya ini tidak akan berkaitan dengan
teknik hipnotis sekelompok masyarakat yang berbau klenik), lihat saja
bagaimana seorang Romy Rafael atau Deddy Corbudzier bisa melakukan
banyak hal yang kelihatannya irrasional tetapi sebenarnya sangat logis
dan ilmiah jika dikaji dengan benar.
Sesungguhnyadidalam otak kita, ada sepuluh hingga lima belas milyar sel
otak dan didalam sepuluh atau lima belas milyar sel otak tersebut ada
ribuan tentakel lagi didalamnya dan didalam setiap tentakel itu sendiri
terdapat ribuan tonjolan (mirip bantalan penghisap) yang mana dari
hubungan yang terbentuk oleh reaksi lembut elektrokimia antar
tonjolan-tonjolan inilah yang menunjukkan tingkat intelektualitas atau
kemampuan seseorang.
Penelitianintensif di Universitas California yang mempelajari tentang
otak kiri dan otak kanan telah mengungkapkan bahwa masing-masing otak
tersebut mengendalikan aktivitas intelektual yang berbeda, dari yang
benar-benar kreatif dan imajinatif sampai yang paling logis dan
kuantitatif. Dimana akhirnya didapatkan kesimpulan bahwa orang yang
semata-mata menggunakan salah satu sisi otak saja seringkali mengalami
kesulitan dalam menggunakan sisi otak yang lainnya. Akibatnya menjadi
orang yang berpikir dengan dimensi tunggal dan sangat subyektif.
Maha Suci Tuhanyang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik
dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa
yang tidak mereka ketahui. -Qs. 36 Yaasin :36
Beberapa fungsidari otak kiri adalah menangani angka, susunan, logika,
organisasi dan hal lain yang memerlukan pemikiran rasional, beralasan
dengan pertimbangan yang deduktif dan analitis. Otak kiri terbiasa
dengan hal-hal yang bersifat matematis dan ilmiah, ia memfokuskan diri
pada garis dan rumus, sebaliknya mengabaikan kepelikan tentang warna dan
irama.
Adapun beberapafungsi otak kanan adalah mengurus dimensi yang berbeda
seperti mimpi, berkhayal, warna, musik, ritme dan proses pemikiran lain
yang memerlukan kreativitas, imajinasi yang hidup, orisinalitas, daya
cipta dan bakat artistik. Pemikiran otak kanan tidak begitu tegang,
kurang terikat oleh parameter ilmiah dan matematis, dia lebih fokus pada
rupa dan bentuk, warna-warni dan kelembutan, sebaliknya mengabaikan
ukuran dan dimensi.
Selama inisebagian besar dari kita telah terlalu berlebihan dalam
memanfaatkan otak kanan yang mengurusi hal-hal yang bersifat intuitif
dan mistik serta cenderung mengabaikan fungsi otak kiri yang bersifat
analistis dan rasional. Akibatnya ya seperti yang ada sekarang inilah
… orang cenderung bersikap skeptis, ada keanehan sedikit saja maka
mulai otak kanannya bekerja mencitrakan bahwa itu perbuatan setan dan
alhasil dia tidak akan mau percaya sedikitpun mengenai semua penjabaran
ilmiah yang ada dibalik semua keanehan itu.
Manusia memiliki3 unsur utama yaitu Phisik (sebagai cashing), ar-Ruh
(sebagai baterai yang menjadi sumber kehidupan) dan an-Nafs (sebagai
jiwa yang memiliki kebebasan berkehendak, termasuk untuk beriman atau
kafir). Didalam cashing jasmani kita inilah ar-Ruh menyalakan listrik
atau energinya yang membuat kita bisa hidup sementara an-Nafs
(kadangkala disebut juga anfus) bisa melakukan perbuatan ini dan
perbuatan itu.
Didalam cashingjasmani ini Allah sudah melengkapi pula berbagai
keperluan dasar bagi an-Nafs untuk melakukan aplikasinya, mulai dari
akal, hati, jantung, tulang, paru-paru dan berbagai periferal serta
fitur-fitur lain yang begitu kompleks.
Pendalamanmengenai tubuh manusia sebenarnya belum final, para ahli
masih terus mengadakan penelitian demi penelitian untuk menyibak
berbagai rahasianya (keghaibannya). Karena itu bagi saya, orang yang
skeptis dengan keberadaan Tenaga Dalam hanya karena faktor keghaiban
semata menjadi terlalu sangat absurd sekali, sebab toh mengenai tenaga
kasarpun dia sebenarnya tidak bisa melihat keberadaannya.
Adakah diantaraanda yang bisa menjelaskan kepada saya seperti apa wujud
tenaga kasar yang karenanya anda bisa berjalan, anda bisa membaca
tulisan ini, anda bisa menggerakkan tangan dipointer mouse dan berbagai
aktivitas harian lainnya ?
Atau apa yangmembuat anda bisa berjalan …? Kaki kah ? ternyata bukan
… orang yang terkena stroke kakinya ada tetapi dia tidak bisa
digunakan …atau kenapa anda bisa mendorong atau memukul kaca hingga
pecah ? hanya karena ada tangankah ? atau karena hal lain ? tolong
pertanyaan saya ini dijawab dengan ilmiah dan bukan dogma keagamaan yang
berakhir dengan kalimat “semua karena Allah”.
Saya beri satuanalogi ringan …Sungguh, Allahmenahan planet-planet dan bumi agar tidak lepas /dari
garis orbitnya/, Jika semua itu sampai terlepas, adakah yang dapat
menahannya selain Dia ?
Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. -Qs. 35:41
Ayat tersebutbila dijelaskan dengan penjabaran yang ilmiah maka
didapatlah bahwa cara Allah menahan planet-planet dan bumi agar tidak
saling bertabrakan satu dengan lainnya atau lepas dari garis orbitnya
adalah melalui hukum alam gravitasi ….karenanya setiap planet termasuk
bumi kita ini pasti ada gaya gravitasi yang membuat mereka tetap
mengorbit digaris edarnya masing-masing.
Pertanyaanlanjutannya … bisakah anda buktikan kepada saya bagaimana
wujud dari gaya gravitasi itu sendiri ? Sekali lagi saya minta wujud
phisiknya … bukan bukti keberadaannya yang lebih banyak merujuk pada
hasil maupun akibat.
Saya rasa tidakakan mampu dijawab … paling tidak dengan teknologi
yang kita capai saat tulisan ini dibuat…. sebab siapa tahu seiring
berjalannya sang waktu, maka gaya gravitasi itu bisa dibuktikan melalui
teknologi tertentu sebagaimana metode Kirlian yang mampu melihat
keberadaan aura.
Masih haruskahanda menjadi skeptis …? saya tidak.Denganmengabaikan orang-orang yang skeptis tersebut maka saya sebutkan
disini bila didalam tubuh manusia sebenarnya terdapat aliran listrik.
Pembuktiannya sederhana saja dan tidak perlu anda kelaboratorium
manapun.
Silahkan pukul lutut bagian bawah (dengkul), anda akan merasakan seperti
ada kejutan listrik.
Silahkan jugamencolek otot pada daerah leher ( tulang selangka ), anda
akan merasakan seperti ada kejutan listrik.
Pada kasus yang sering terjadi secara tidak disengaja, kadangkala siku
tangan kita terbentur pada dinding, kursi atau meja dan seketika itu
juga secara spontanitas biasanya kita merasakan bagai terkena strom
listrik.
Ini secarasederhana bisa membuktikan dalam tubuh manusia memang
terdapat tenaga listrik. Sekarang bila listrik dibangkitkan secara
benar, maka akan diperolah manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh.
Sebaliknya bila orang secara sembarangan bermain-main dengan tenaga
listrik ini , akibatnya dapat menjadi fatal yaitu terjadinya kekacauan
medan listrik di dalam tubuh. Bila aliran listrik dalam tubuh bisa kita
buat aktif (artinya sengaja diolah), maka aliran tersebut akan selalu
mengalir dan pada tingkatan tertentu bisa berdaya guna sesuai apa yang
kita inginkan.
Tentu saja sesuaidengan tulisan saya sebelumnya, ini tidaklah mudah,
diperlukan konsentrasi dan ketekunan berlatih, tidak ada Tenaga Dalam
bisa bangkit hanya dalam tempo yang singkat, apalagi cuma dalam hitungan
5 menit sampai 30 menit seperti yang bisa kita baca dikoran-koran. Untuk
yang ini saya sebut cuma bohong-bohongan, kalaupun bisa maka sifatnya
sudah tidak murni lagi dari diri sipelaku melainkan bisa merupakan
pinjaman ataupun isian dari sang guru ( sayangnya metode beginian inilah
yang banyak beredar dipasaran dan hanya menghancurkan rasionalitas
Tenaga Dalam ditengah masyarakat).
Saya juga beranimengatakan bahwa tidak ada Tenaga Dalam yang bisa
bangkit tanpa latihan phisik dan konsentrasi … belajar tenaga dalam
tidak perlu harus berpuasa dan berpantang anu dan anu …bahkan secara
orisinal, belajar tenaga dalam tidak pula perlu menggunakan lafas dzikir
atau amalan-amalan tertentu yang harus dibaca sekian ribu kali … itu
hanya buatan kita-kita saja untuk menarik minat pasar.
Ataupun secarapositipnya hal tersebut dibuat oleh mereka yang memang
benar-benar melalui tenaga dalam ini agar orang-orang (terutama yang
berperi laku jahat) bisa kembali kejalan Tuhan (kebenaran) … karenanya
muncullah Tai Chi dan Kungfu dengan pernak-pernik Tao atau Budha dan
sejenisnya, di Indonesia sendiri karena mayoritasnya umat Islam maka ya
pernak-perniknya menggunakan atribut Islam.
Melatih tenagadalam intinya melatih cara menggunakan nafas secara
efektif.
Pernafasan merupakan awal pembangunan phisik seorang anak manusia, semua
orang perlu memperhatikan pernafasan sendiri sehingga tubuhnya menjadi
sehat dan kuat. Seperti diketahui, seluruh olahraga konvensional memakai
sistem pernafasan aerob, di mana oksigen diambil seorang olahragawan
sebanyak-banyaknya melebihi kapasitas ketika dia sedang tidak
berolahraga, cuma olahraga konvensional tidak memperhatikan penabungan
oksigen yang didapat, sedangkan pernafasan luar biasa yang disebut
olahraga an-aerob(sebaliknya dari olahraga aerob) berusaha memaksimalkan
permanfaatan oksigen sesedikit mungkin, artinya mengirit pemanfaatan
oksigen.
Umumnya dalambelajar dan berlatih tenaga dalam, yang digunakan ada dua
sistem pernafasan, sistem aerob dan an-aerob, sehingga seseorang bisa
menjadi sangat kaya oksigen, hal ini diibaratkan seorang yang pandai
mencari harta dan pandai pula menabungnya (mengiritnya) sehingga
hartanya melimpah ruah.
Efek yangditimbulkan olah napas berbeda dengan olah raga. Pada olah
napas, ketika kita melakukannya memang terasa capek. Namun, setelah
latihan justru kesegaran yang kita dapatkan dan tidak capek, baik fisik
maupun mental. Sebaliknya, pada olah raga, terutama yang sifatnya
permainan, setelah latihan selama 50 menit saja misalnya, capeknya sudah
sebegitunya.
Inti perbedaantadi terletak pada adanya keteraturan. Pada olah napas,
ada keteraturan napas, emosi, gerak. Pada olah raga mungkin ada
keteraturan gerak, tapi emosi dan napasnya mungkin tidak teratur.
Padahal, keteraturan emosi dan napas sangat berpengaruh terhadap
kesegaran tubuh dan mental.
Seperti halnyaolah raga, dalam berolah napas kita memerlukan pemanasan.
Tujuannya, untuk mempersiapkan tubuh memasuki bagian utama olah napas.
Bentuk pemanasannya berupa pelenturan tubuh dari bagian atas sampai
bawah dengan gerakan lembut atau diarahkan pada organ-organ tertentu
yang hendak diperkuat. Ini perlu karena dalam olah napas, di samping
konsentrasi, olah organ tubuh juga ikut dilibatkan. Dengan pemanasan
diharapkan tubuh menjadi lebih lentur, lemas, dan bebas dari ketegangan.
Dalam bagian utamaolah napas ada tiga proses yang dilalui, yakni
menarik, menahan, dan membuang napas. Tujuannya untuk mengoptimalkan
volume napas, menjaga keteraturan napas, dan mengelola napas secara
efisien. Karena napas bisa diartikan sebagai daya hidup, maka dengan
menarik napas kita mengambil daya hidup melalui hidung dan menghimpunnya
di dalam tubuh. Kita tidak sekadar menghirup napas ala kadarnya,
melainkan sebanyak-banyaknya. Bisa lima atau sepuluh kali lipat dari
biasanya. Dengan demikian asupan oksigen ke tubuh akan jauh lebih banyak
dan maksimal.
Ketika napas kitatahan, daya hidup akan mengendap dan kita biarkan
untuk merasuki seluruh tubuh. Penahanan napas yang terarah dan
terkendali akan membantu mengaktifkan organ kita yang lemah,
memperbaikinya, dan memberdayakannya sehingga bisa berfungsi dengan
baik. Saluran energi yang tersumbat bisa terbuka kembali, aliran darah
ke seluruh tubuh lebih lancar, metabolisme tubuh pun menjadi sempurna.
Penahanan napas juga bermanfaat untuk melatih pengendalian diri atau
emosi. Dalam proses menahan napas, kita perlu pula melakukan penegangan
organ tertentu dan konsentrasi untuk membantu mengarahkan dan memusatkan
energi pada organ tersebut. Lama penahanan napas tergantung kemampuan
kita, tetapi secara bertahap bisa ditingkatkan.
Pada tahap awalbiasanya sekitar 15 detik. Setelah mengalami latihan
secara kontinyu maka bisa ditingkatkan dengan menahan napas selama 40
detik keatas …tetapi intinya ini semua tidak bisa dipaksakan harus
sekian detik, tetapi ditingkatkan secara gradual sesuai dengan irama
hidup dan kemampuan masing-masing orang.
Setelah kitatahan beberapa saat, “sisa” napas mesti kita buang sampai
habis dengan bantuan pengecilan perut. Ini dimaksudkan agar menimbulkan
kerinduan yang kuat pada diri kita untuk menariknya kembali.
Pelepasannya bisa melalui mulut atau hidung.
Dalam proses initerdapat unsur pembersihan dan pelepasan. Kita melepas
segala kotoran, emosi, stres, dan rasa sakit. Pelepasannya juga mesti
dalam harmoni dengan gerakan tubuh dan ekspresi wajah, misalnya dengan
tubuh terlihat gagah atau wajah tersenyum lembut penuh kedamaian. Dalam
semua proses olah napas tadi, kita melibatkan pula olah organ tubuh yang
penekanannya pada penguatan tangan, bahu, dada, perut, pinggang, dan
paha dengan dasar pengembangan napas dada. Dengan olah organ tubuh,
energi napas disalurkan kepada organ-organ tubuh untuk memberi
penguatan. Olah organ tubuh mesti selalu harmoni dengan olah napas.
Gerakan tubuh lembut akan dibarengi karakter napas lembut pula. Begitu
pula sebaliknya. Untuk pengolahan energi di tangan misalnya, maka
pengerasan di tangan dilakukan sambil konsentrasi di tempat yang sama,
sedangkan organ lain dikendorkan.
Karena dalam olahnapas ada penguatan pada organ tertentu, aliran energi
menjadi tidak seimbang dan merata. Karena itu perlu tahapan yang disebut
napas penyegaran sebagai sarana penyeimbang. Dengan seimbangnya kembali
energi dalam tubuh, tubuh menjadi segar kembali dan penuh vitalitas.
Bila ada orangyang belajar Tenaga Dalam malah menjadi sakit … maka
saya jamin pasti ada yang salah dari cara dia mengaplikasikan
pernapasannya …atau justru dia terlalu memaksakan diri untuk bisa
menguasai tenaga dalam hanya dengan tempo yang singkat.
Latihan mentaltenaga dalam erat kaitannya dengan pengendalian perasan,
pikiran dan hawa nafsu.
Ketiga hal ini perlu betul-betul diperhatikan setiap saat sehingga bisa
mencapai kesempurnaan hidup atau insan kamil (manusia yang paripurna),
dimana dengan apa yang ia miliki tidak membuatnya menjadi besar kepala
dan merasa paling hebat …untuk itu maka memang dibutuhkan asupan
nilai-nilai agama didalamnya.
Landasanspiritual di dalam berlatih ilmu tenaga dalam seharusnya akan
semakin membuat kedekatan kita terhadap Allah, Tuhan yang menguasai
segala kerajaan, orang yang belajar Tenaga Dalam seyogyanya menjadi
orang yang mampu menyeimbangkan pemakaian otak kiri dan otak kanannya.
Demikian akhirdari semua penulisan saya mengenai Tenaga Dalam …
meskipun masih banyak lagi yang ingin disampaikan tetapi rasanya
cukuplah 3 artikel ini sebagai pengantar pengenalan … tulisan ini
dibuat bukan untuk mendeskreditkan pemahaman tertentu tetapi ini murni
dalam kerangka mendobrak kesubyektifitasan (bahasa agamanya sama dengan
kejumudan) berpikir sebagian umat Islam yang selalu bersikap skeptis.
Memangtulisan-tulisan disini beberapa bagiannya saya kutip dari
berbagai sumber dan saya bundel dengan semua pengalaman dan pemahaman
yang saya dapatkan selama mempelajari Tenaga Dalam yang tidak lupa pula
saya kaitkan dengan status saya selaku Muslim.
Kurang dan lebihsaya minta maaf dan kepada Allah saya minta ampun,Serulah kepadajalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan
bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu
Dia-lah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya
dan Dia-lah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
-Qs. 16 an-Nahl :125
Kami akanmenunjukkan kepada mereka tanda-tanda Kami disekitar alam
semesta termasuk pada diri mereka sendiri, sehingga terbuktilah bagi
mereka kebenaran itu - Qs. 41 Fushilat : 53
Dan melihatlahorang-orang yang diberi ilmu itu bahwa yang diturunkan
kepadamu dari Tuhanmu adalah hal-hal yang benar (logis) serta memberi
petunjuk kepada tuntunan yang Maha Kuasa dan Maha Terpuji. - Qs. 34
Saba’ : 6
Dan akan kamuketahui kenyataan kabarnya sesudah waktunya tiba - Qs. 38
Shad : 88


sumber : http://aura-hikmah-resource.webs.com/sudutmetafizik.htm

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
toto



Jumlah posting: 10
Join date: 03.10.10
Lokasi: Indramayu-JABAR

PostSubyek: Re: Tenaga dalam   Wed Nov 10, 2010 9:56 pm

Punten. Postingan yang bagus. menambah wawasan saya. terima kasih
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 

Tenaga dalam

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

 Similar topics

-
» makanan dan minuman pemulih tenaga seusai latihan
» arti PM dan AM dalam jam
» Cara akses seluruh konten dalam Forum
» Kode-kode dalam Counter Strike
» WTS Voucher Game MEGAXUS (audition , counter strike online , line age)

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Fakultas Olah Energi ::  :: -